KUR Dijatah Rp 20 Triliun Tahun 2009
Desember 9th, 2008 by handhayanhieNurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Suryadharma Ali (dok)
Jakarta - Pada 2009, pemerintah akan menyediakan dana Rp 20 triliun untuk penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Angka ini meningkat Rp 5,5 Triliun dibanding target KUR tahun 2008 yang sebesar Rp 14,5 Triliun.
Menteri Negara Koperasi dan UMKM Suryadharma Ali usai diskusi ‘Resesi Global: Siapa Korban? Sampai kapan?’ di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (9/12/2008).
“Untuk tahap I yaitu bulan Januari hingga Perubahan APBN 2009, pemerintah akan jamin Rp 10 triliun. Nanti setelah APBNP 2009, pemerintah akan tambah Rp 10 triliun untuk jamin KUR,” ujarnya.
Menurut Ketua umum PPP ini, dana sebesar Rp 20 triliun itu tidak hanya disalurkan untuk UMKM, namun juga untuk mengantisipasi gelombang PHK.
“Selain untuk UMKM, juga untuk pegawai-pegawai yang kena PHK. Karena berdasarkan pelajaran dari krisis 1998 maka mereka akan beralih ke usaha skala mikro dan kecil dan disinilah pemerintah masuk dengan memberikan kemudahan akses untuk permodalan,” katanya.
Suryadharma menjelaskan hingga saat ini KUR yang sudah direalisasikan lebih dari Rp 12 triliun dengan suku bunga16,5 persen hingga 24 persen.
“Untuk tahun depan masih belum ada rencana penurunan suku bunga, karena itu urusan perbankan. Lagipula 16,5 persen itukan waktu BI ratenya 8,25 persen,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Suryadharma mengakui penurunan harga premium sebesar Rp 500 pada 1 Desember lalu, juga cukup membantu UMKM.
“BBM itu kan bagian dari komponen produksi, pasti dia akan berpengaruh dari harga jual komoditas barang. jadi sekecil penurunannya apapun pasti akan ada pengaruhnya,” tuturnya.(qom/qom)


(Foto: dok detikFinance)
